Dengan optimisme terhadap pulihnya pasar properti dan tingginya permintaan hunian, kolaborasi antara Podo Joyo Masyhur (PJM) dan Abdael Nusa kembali meluncurkan proyek perumahan terbarunya, Harvest Link. Sebelumnya, kerja sama kedua developer ternama ini sukses besar dengan pengembangan perumahan Grand Harvest yang telah terjual lebih dari 800 unit sejak diluncurkan pada 2014.
Harvest Link kini hadir sebagai proyek hunian yang banyak dinanti di akhir tahun 2024. Perumahan ini mengusung konsep modern dan unik yang selaras dengan tagline-nya: Live. Grow. Spark. Dengan visi bersama untuk menciptakan gaya hidup berkualitas, kedua developer ini kembali menyuguhkan karya terbaru mereka, Harvest Link, sebagai kelanjutan sukses dari proyek Grand Harvest yang sebelumnya.
Kent Hilman, General Manager of Marketing & Sales PT Abdael Nusa, mengungkapkan bahwa lokasi Harvest Link terletak dekat dengan proyek sebelumnya, Grand Harvest, di kawasan Kebraon, Surabaya, namun lebih strategis karena lebih dekat dengan Jalan Raya Mastrip. “Perumahan Harvest Link dikembangkan di atas lahan seluas 7,5 hektare, dengan rencana pembangunan 400 unit rumah. Untuk tahap awal, kami akan memasarkan 120 unit terlebih dahulu,” jelas Kent di sela pengenalan rumah contoh Harvest Link di Harvestory, Surabaya, pada Selasa (26/11/2024).
Untuk memenuhi kebutuhan beragam keluarga modern, Harvest Link menawarkan berbagai tipe rumah, seperti tipe Tesa (lebar 5 meter, 1 lantai) untuk gaya hidup frugal, tipe Meta (lebar 5 meter, 2 lantai) yang cocok untuk pasangan muda, tipe Fosa (lebar 6 meter, 2 lantai) untuk keluarga kecil, serta tipe Specta (lebar 7 meter, 2 lantai) untuk keluarga multigenerasi. “Dengan harga mulai dari Rp 960 juta dan cicilan DP hanya Rp 5 juta per bulan, Harvest Link memberikan peluang emas bagi generasi muda untuk memiliki hunian pertama di lokasi yang sangat strategis,” kata Kent, menambahkan bahwa serah terima unit rumah pertama dijadwalkan pada semester I-2026.
Selain itu, pihak pengembang menawarkan berbagai promo menarik seperti gratis biaya DP, gratis biaya BPHTB, dan subsidi biaya KPR, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. “Kami menggunakan sistem NUP (nomor urut pemesanan), dan pemilihan unit akan dilakukan pada awal Desember 2024. Pembelian dapat dilakukan dengan tunai, inhouse, KPR reguler, atau KPR Express,” imbuh Kent.
Sonny Therik, Business Development Provest, menjelaskan bahwa Harvest Link tidak hanya menawarkan hunian, tetapi juga sebuah kawasan yang mendukung gaya hidup modern. “Dengan konsep yang diusung, Harvest Link dirancang untuk menjadi lebih dari sekadar tempat tinggal. Ini adalah tempat di mana kehidupan dan komunitas berkembang. Kami percaya bahwa konsep ini akan menciptakan dampak positif bagi penghuninya,” ujarnya.
Dari sisi aksesibilitas, Sonny menambahkan bahwa lokasi Harvest Link sangat strategis, hanya 200 meter dari Jalan Raya Mastrip, dengan akses mudah menuju pintu tol Gunungsari, CBD Surabaya Barat, dan hanya 15 menit menuju pusat kota Surabaya. “Kawasan ini juga akan semakin berkembang dengan adanya proyek Jalan Lingkar Luar Barat yang sedang dikerjakan oleh Pemkot Surabaya, menjadikan investasi di Harvest Link sangat menguntungkan,” tambahnya.
Erick Ardine, Project Manager Harvest Link, juga menambahkan bahwa saat ini pembangunan lahan terus berjalan, termasuk pembangunan gerbang masuk perumahan yang sudah selesai. Salah satu fasilitas unggulan dari Harvest Link adalah Harvest Walk, sebuah ruang komunal sepanjang 300 meter yang mendukung gaya hidup aktif dan kolaboratif. “Harvest Walk dirancang untuk berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga lansia, dengan area bermain, tempat bersantai, dan ruang serbaguna untuk kegiatan komunitas,” jelas Erick.
Selain Harvest Walk, penghuni juga akan menikmati fasilitas lain seperti Society Hub (Club House) dan area komersial terintegrasi yang akan memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Kami berharap Harvest Link tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga tempat yang memperkaya pengalaman hidup bagi keluarga dan komunitas,” tutup Erick.