Pengembang Perumahan Harvest Link Optimis Tatap Pasar 2026, Ini Pendorongnya

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pengembang perumahan Harvest Link di kawasan Kebraon, Karangpilang Surabaya menunjukkan optimisme tinggi terhadap pertumbuhan penjualan rumah pada tahun 2026. Optimisme ini seiring dengan membaiknya sentimen pasar properti dan dukungan berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai mampu mendorong daya beli masyarakat.

General Manager of Marketing & Sales PT Abdael Nusa, Kent Hilma mengatakan bahwa pasar properti masih memiliki kebutuhan yang kuat, khususnya untuk hunian pertama bagi generasi muda. Menurutnya, kebutuhan rumah tinggal tidak pernah hilang, hanya menyesuaikan momentum dan strategi pemasaran.

Kent menilai, proyek Harvest Link akan disambut positif oleh pasar pada 2026, terutama dengan rencana terbitnya kebijakan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang dinilai memberi ruang waktu lebih panjang bagi pengembang dalam mengatur strategi penjualan secara lebih optimal.

“Dengan terbitnya kebijakan PPN DTP sejak Januari 2026, kami punya waktu yang lebih panjang untuk menyusun strategi penjualan agar lebih akurat dan sesuai dengan kebutuhan pasar,” ujar Kent di sela peresmian Marketing Gallery Harvest Link, Kamis (8/1/2026).

Apalagi dari sisi kinerja, rumah di Harvest Link cukup mendapat animo positif dari konsumen khususnya segmen Zillenial, dimana telah mencatatkan penjualan sekitar 50 unit rumah selama satu tahun masa pemasaran, dari total rencana pengembangan sebanyak 450 unit rumah. Capaian tersebut dinilai cukup positif di tengah dinamika pasar properti.

Saat ini, pengembang telah membangun sekitar 70 unit rumah dan optimistis tahun ini akan fokus melakukan pembenahan, baik dari sisi kualitas bangunan, lingkungan, maupun fasilitas penunjang kawasan.

Pada 2026, pengembang menargetkan peningkatan penjualan seiring dengan pemanfaatan insentif PPN DTP secara maksimal. Berbeda dengan aturan PPN DTP di 2025 yang aturannya berlaku di setiap semester, kebijakan 2026 dianggap lebih memberikan kepastian karena aturanbya sudah terbit untuk masa 1 tahun sejak Januari 2026 ini.

Developer menghadirkan empat tipe rumah yang fungsional, mulai dari Tipe Tesa untuk rumah 1 lantai (lebar 5), Tipe Meta, yakni rumah 2 lantai (lebar 5) yang pas untuk keluarga kecil, Tipe Fosa, yakni rumah 2 lantai (lebar 6) dengan ruang fleksibel, serta Tipe Specta, rumah 2 lantai (lebar 7) yang sanggup mengakomodasi hingga tiga generasi sekaligus dalam satu rumah.

Business and marketing development PT Provest, Sonny Therik menambahkan, tahun ini pun pihaknya tetap optimistis kinerja penjualan akan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Dia menilai kebutuhan hunian masih tinggi, khususnya di kawasan berkembang yang membutuhkan destinasi baru dan lebih representatif.

“Pengembangan infrastruktur juga menjadi katalis penting. Kehadiran jalan lingkar barat dalam yang tengah ditunggu-tunggu diyakini akan menjadikan kawasan Harvest Link sebagai area transit dan koneksi strategis yang meningkatkan nilai kawasan,” ungkapnya.

Untuk menunjang kenyamanan penghuni, Harvest Link juga menghadirkan fasilitas Harvest Walk sebagai ruang interaksi sosial antar penghuni, komunitas, serta area ramah untuk orang tua. Selain itu, akan dibangun community center dan kawasan komersial guna memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kawasan komersial tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 1,5 hektare diantaranya akan dibangun 25-30 unit ruko. Kehadiran area komersial ini diharapkan menjadi destinasi baru yang menggerakkan aktivitas ekonomi di kawasan sekitar.

Project Manager Harvest Link, Erick Ardine menuturkan, dari penjualan yang telah terealisasi, tipe rumah dengan lebar 5 dan 6 meter dua lantai menjadi favorit, khususnya di kalangan generasi zillenial dengan kisaran harga Rp1 miliar – Rp2 miliar. “Harga ini sendiri tercatat telah mengalami kenaikan sekitar 5-6 persen dibanding awal dipasarkan tahun lalu,” ungkapnya.

Pengembang telah melakukan serah terima unit pertama pada Desember 2025 lalu dan akan dilakukan secara bertahap di tahun ini. Sementara itu, pada Januari ini, Harvest Link menghadirkan promo menarik dengan harga mulai Rp 990 juta-an, cicilan Rp 5 juta-an/bulan, gratis PPN, gratis biaya DP bebas BPHTB, hingga subsidi bea KPR. Ditambah lagi ada free Iphone basic 15 untuk rumah tipe Meta, free Iphone basic 16 untuk rumah tipe Fosa, dan free Iphone basic 17 untuk rumah tipe Specta.

Di tempat yang sama, Direktur Utama PT. Podojoyo Masyhur, Costaristo Tee menyambut baik hadirnya Marketing Gallery di Harvest Link untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi menyeluruh mengenai konsep kawasan, tipe unit, serta rencana pengembangan Harvest Link, sekaligus menjadi ruang konsultasi langsung dengan marketing executive Harvest Link.

Perumahan Harvest Link sendiri dikembangkan di atas lahan seluas 7,5 hektare. Harvest Link menuai sukses berkat komitmen PT Mutiara Development Sejahtera, bentuk sinergi kuat antara PT Abdael Nusa dan Podo Joyo Masyhur. Keahlian dan pengalaman mereka telah terbukti melalui proyek sebelumnya, di Grand Harvest, yang berhasil menjual tebih dari 800 unit rumah. kbc7

source: https://kabarbisnis.com/read/28133503/pengembang-perumahan-harvest-link-optimis-tatap-pasar-2026-ini-pendorongnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Artikel Lainnya

Read More
Read More
Read More

Temukan Hunian Impian di Harvest Link

Dapatkan penawaran special dengan mengisi data di bawah ini.

E-Brochure Form